User
Password
Register











GBI Batu Penjuru-Pondok Melati

Jumlah Pengunjung

39900

ROH YANG MENYALA-NYALA


 

BIARLAH ROH MU MENYALA-NYALA

Rm.12:11

 

I.PENDAHULUAN

·        Dalam perjalanan hidup ini, kita sering kali menjadi kendor, lemah dan tidak bersemangat lagi dalam mengiring Tuhan. Kita mengalami kemunduran rohani.

·        Ada beberapa ciri  orang yang mengalami kemunduran rohani :

1.Kehilangan Fokus

·        Ini terjadi ketika hati kita berubah dari fokus mengasihi Tuhan, menjadi mengasihi hal-hal lain di luar Tuhan!

·        Contoh :

(a)  Raja Salomo – 1 Raj.11:1-4

Ø     Pada satu saat dalam hidupnya salomo menjadi lebih mencintai wanita daripada Tuhan. Ia memiliki 700 istri dan 300 gundik.

Ø     Akibatnya, dari seorang yang paling bijaksana di dunia, salomo menjadi seorang pesimis (terbukti banyak keluh kesahnya dalam kitab Pengkhotbah .”segala sesuatu sia-sia…”) 

(b)Yudas Iskariot

Ø     Menjelang akhir hidup Yesus, Yudas kehilangan focus pada pelayanan dan lebih mencintai uang.

Ø     Oleh sebab itu ia menjual Yesus seharga 30 keping perak! 

2.Kehilangan Prioritas – Ibr.10:24

·        Orang yang kehilangan prioritas hidup biasanya lebih mementingkan dirinya sendiri dibandingkan Tuhan atau orang lain!

·        Orang yang demikian menjadi sangat egois.

·        Orang yang demikian ciri-cirinya adalah :

(a) Maunya dilayani, bukan melayani

Ø     Padahal tadinya prioritas hidupnya adalah menjadi terang dan garam dunia, tapi karena kehilangan prioritas hidup, ia maunya malah dilayani. 

(b) Maunya di dorong-dorong

Ø     Padahal tadinya ia suka mendorong dan membangun orang, tapi sekarang malah sebaliknya!

3.Kehilangan gairah – Rm.12:11

·        Orang yang mulai menjauh dari Tuhan dan mengalami keumunduran rohani, biasanya lalu kehilangan gairah.

·        Gairah dalam hal apa saja :

(a) Gairah dalam aktifitas gereja

Ø     Kalau tadinya sangat antusias dalam mengikuti banyak kegiatan gerejawi, sekarang menjadi ogah-ogahan. Api semangat mulai padam! 

(b) Gairah dalam memuji Tuhan

Ø     Kita bisa melihat kondisi rohani seseorang dari bagaimana cara ia memuji Tuhan.

Ø     Kalau memuji penuh semangat dan berapi-api pasti ia sedang terbakar oleh Roh Kudus. Tapi kalau sebaliknya, pasti ia sedang mengalami kemunduran rohani.

(c) Gairah membaca dan mempelajari alkitab

Ø     Orang yang dekat dengan Tuhan akan senang membaca dan mempelajari Alkitab.

Ø     Alkitab bagi orang tersebut ibarat surat cinta dari Tuhan untuknya.

Ø     Namun ketika seseorang mengalami kekeringan rohani, ia menjadi malas membaca alkitab!

4.Kehilangan disiplin – Yak.4:7

·        Tanda berikutnya orang yang mengalami kemunduran rohani adalah : Hidupnya mulai kehilangan disiplin.

·        Disiplin dalam hal apa saja :

(a) Dalam berdoa

Ø     Kalau tadinya rutin berdoa, sekarang menjadi asal-asalan berdoanya.

(b) Dalam bersaksi

Ø     Kalau tadinya aktif dan disiplin mengunjungi orang sakit atau teman untuk mendoakan mereka dan bersaksi, sekarang menjadi malas melakukan hal itu.

(c) Dalam melawan dosa

Ø     Kalau tadinya disiplin dalam menjaga hidup agar tidak jatuh dalam dosa, tapi karena mengalami kemunduran rohani hidupnya menjadi asal-asalan.

Ø     Kalau dulu sensitif terhadap hal-hal yang berbau dosa, sekarang menjadi tidak sensitif lagi!

·        Lalu bagaimana caranya agar kembali bersemangat mengiring dan melayani Tuhan ? Jawabnya : ”Biarlah rohmu menyala-nyala !” 

II.BAGAIMANA AGAR ROH KITA KEMBALI MENYALA-NYALA?

Ada 4 cara untuk menyalakan kembali ”roh” atau semangat juang kita dalam melayani Tuhan.

1.Ingatlah pada cinta mula-mula

·        Ketika kita lahir baru, maka kita kemudian menjadi orang yang bersemangat luar biasa untuk Tuhan.

·        Itu dikarenakan kita sedang ”tersengat” oleh cinta mula-mula.

·        Nah, salah satu cara paling ampuh untuk membangkitkan gairah rohani kita adalah dengan mengingat kembali, merasakan kembali dan melakukan kembali apa yang dahulu pernah kita lakukan untuk Tuhan!

·        Kalau kita  bisa mengingat dan merasakan kembali semangat cinta mula-mula, maka kita akan bisa melakukannya kembali sekarang ini!

·        Ini seperti kalau orang mengalami trauma. Ketika dia ”bisa” mengingat kembali kejadiannya dulu, maka ia bisa mengalami kembali sensasi itu sekarang ini.(ini contoh negatif). sedang yang kembali ke cinta mula-mula adalah contoh positif!

2.Berilah ”makan” pada roh anda

·        Roh atau spirit manusia sama seperti tubuhnya, juga perlu ”makanan”.

·        Kalau makanan yang anda berikan pada roh/spirit anda adalah makanan yang bisa membakarnya, maka spirit anda akan terbakar.

·        Bagaimana caranya ? Urutannya sebagai berikut :

(a) Head – (dibaca : het) – kepala/pikiran

Ø     Anda harus memberi makan pikiran anda hal-hal yang membuat roh anda menyala-nyala. Mis : Membaca buku-buku yang membakar semangat ; mendengar cerita tentang keberhasilan misionaris di daerah dsb.

(b) Heart – (dibaca : hat) – hati/tempat roh kita bersemayam.

Ø     Setelah pikiran kita terbakar, lalu hati atau roh kita akan ikut terbakar pula.

(c) Hand (dibaca :hen) – tangan/tindakan

Ø     Setelah hati/roh kita terbakar/menyala-nyala maka otomatis tindakan kita akan mengikutinya.

Ø     Pada dasarnya tindakan mengikuti suasana hati. Contoh : Orang yang lagi sedih pasti tindakannya loyo. Sebaliknya Orang yang sedang bergembira, tindakannya pasti bersemangat! 

3.Kobarkan karunia anda – 2 Tim.1:6

·        Zig Ziglar (pembicara dan motivator kristen dunia) mengatakan : ”segala sesuatu di dunia ini kalau tidak digunakan pasti akan cepat rusak!”

·        Demikian juga dengan karunia yang Tuhan berikan kepada kita. Kalau kita tidak pernah menggunakan karunia/talenta yang Tuhan berikan, maka lama-kelamaan karunia itu akan mati!

·        Karunia itu tidak diberikan dalam keadaan “berkembang penuh”, ia membutuhkan proses perkembangan dengan cara “menggunakannya”!

·        Ingat : Keahlian terjadi karena pengulangan!

·        Karunia (bakat) itu seperti api, kalau tidak terus “dipelihara’-dikobarkan (dengan menyiram dengan bensin)  lama-lama akan mati.

4.Bergaulah dengan orang-orang yang ”rohnya” menyala-nyala – Ams.13:20

·        Mau jadi apa anda nantinya, salah satunya ditentukan dengan siapa anda bergaul.

·        Kalau anda bergaul dengan orang-orang yang bersemangat untuk Tuhan, maka anda akan ketularan bersemangat.

·        Jadilah bergaulah dengan mereka-mereka yang rohnya menyala-nayala, otomatis anda akan menjadi sama dengan mereka. 

 

back


Google Search






Copyright © 2010 GBI Batu Penjuru